Sign up for PayPal and start accepting credit card payments instantly.

Posisi Favorit Anda Ketika Melakukan Seks Bersama Istri Tercinta Anda?

LATEST HEADLINES:

Tuesday, February 3, 2009

Prospek Investasi Emas di 2009

Investasi di keranjang emas diibaratkan seperti memiliki pohon uang yang terus membuahkan keuntungan karena dianggap harganya selalu menanjak naik dari tahun ke tahun.

Namun perlu diingat juga emas bagian dari komoditi yang terpengaruh terhadap pergerakan kondisi ekonomi dunia seperti harga minyak, supply-demand, spekulasi dan lain-lain.

Potensi investasi emas di tahun ini diperkirakan akan masih berpeluang bahkan bisa menyamai atau melebihi rekor harga emas pada tahun 2008 lalu yang sempat menembus diatas US$ 1.032 per troy ounce.

"Saya rasa secara umum di tahun 2009 masih prospek, meskipun akan naik turun, selagi ekonomi masih resesi, emas masih punya kekuatan ditambah harga saham jatuh pula," kata Managing Director Vibiznews.com Alfred Pakasi dalam acara seminar prospek investasi emas tahun 2009, di Gedung JDC, Jakarta, Jumat (30/1/2009).

Naik turunnya harga emas menurut Alfred dipicu dari beberapa faktor utama yang bisa mendongkrak bahkan menjatuhkan harga emas yaitu pergerakan harga minyak dan pasar saham global. Hal ini tentunya terkait dengan kondisi ekonomi dunia termasuk AS.

"Misalnya dari paket stimulus AS senilai US$ 825 miliar yang mau diterapkan, maka harga emas turun lagi," ucapnya.

Sehingga kata dia, faktor stimulus AS sekarang ini cukup menentukan pergerakan harga emas beberapa bulan ke depan. Ia memperkirakan jika dampak stimulus bisa berpengaruh secara signifikan maka akan berpeluang membuat turun harga emas melandai kembali, yang sudah dapat diraba pada pada kuartal kedua atau ketiga di 2009.

"Tapi bisa juga kalau pasar modal pulih maka komoditas, terutama harga minyak yang naik maka harga emas kemungkinan naik juga," katanya.

Secara umum Alfred menjelaskan bahwa investasi emas sangat fleksibel, yaitu bisa sebagai investasi jangka pendek dan investasi jangka panjang. Bahkan lebih lanjut lagi investasi emas bisa dibilang investasi yang anti-krisis

"Yang penting bisa memprediksi pasarnya, misalnya faktor musim kawin di Asia yaitu di China, Indonesia dan India mempengaruhi demand. Tapi harga emas juga sangat terpengaruh dengan inflasi dan harga minyak," ujarnya.

Investasi emas bisa dilakukan dengan cara tradisional dengan menyimpan secara fisik seperti koin emas, batangan, ada sertifikat emas, perusahaan, pasar derivatif dan lain-lain.

Pada tahun 2008, rekor harga emas tertinggi terjadi pada 17 Maret 2008 yaitu US$ 1.032 per troy ounce. Sedangkan jika di Indonesia pada waktu yang sama (17 Maret 2008) harganya mencapai Rp 311.300 per gram.

Pada tahun 2008 rekor harga emas terendah terjadi pada tanggal 24 Oktober 2008 yaitu Rp 223.500 per gram dan pada tanggal 28 Januari 2009 kemarin sempat menembus Rp 320.500 per gram.

"Yang anehnya harga emas itu, jika harga minyak turun maka harga emas ikut turun, tapi kalau harga minyak turun tajam, harga emas tidak ikut turun tajam," jelasnya.

Risiko Investasi Emas

Meski terbilang sebagai investasi yang aman, investasi emas apapun bentuknya masih menyisakan peluang risiko, sesuai dengan konsep high risk high gain. Menurut Alfred hal ini sangat terkait dengan pengetahuan pasar para investor emas.

"Risiko itu ada terkait dengan pasar, bisa lewat berita, koreksi emas bisa terjadi," ucapnya.

Ia memprediksi ke depannya ketika resesi dunia semakin parah yaitu ke arah depresi global, maka reaksi awal dari pergerakan harga emas pasti akan terjadi penurunan, namun seiring berjalannya waktu akan bisa naik kembali.

"Masalahnya tidak ada yang tahu berapa lama, atau kapan itu terjadi," pungkasnya.


Sumber: detik.com 'Read More......'atau,'Selengkapnya......'


Mau dapatkan artikel (berita/gambar/video), gossip & sensasi selebriti dan foto artis dari Gossip Blog SECARA PERCUMA / GRATIS setiap hari?
Daftarkan email anda [ di sini ]


Digg this




Sunday, November 23, 2008

Selamatkan 30% Investasi ke Emas

Krisis finansial global diprediksi akan berlangsung lama. Investor yang ingin mencegah penurunan investasinya di surat berharga bisa melakukan diversifikasi sepertiga investasinya ke emas.

Meski harga emas cenderung turun yang per 20 November 2008 ada di posisi US$ 735,9 per troy ounce, namun emas bisa menjadi pelindung di saat investasi di pasar modal penuh ketidakpastian.

Jika harga emas US$ 735,9 per troy ounce maka harga emas per gram menjadi US$ 23,66 (1 troy ounce = 31,1 gram) sehingga harga emas dalam rupiah menjadi sekitar Rp 284 ribu per gram (kurs 12.000/US$).

"Memang harga emas cenderung turun, tapi ini waktu yang tepat untuk mengamankan investasi. Minimal 30% investasi bisa didiversifikasi ke emas," kata Ketua Asosiasi Pedagang Emas dan Permata Indonesia (Apepi) Jeffrey Thumewa dalam perbincangannya dengan detikFinance, Kamis (20/11/2008).

Jeffrey menilai dengan melakukan diversifikasi ke emas maka nilai investasi akan lebih solid apalagi situasi ekonomi dalam negeri juga ikut tertular krisis seperti saat ini.

Diakui Jeffery, tren harga emas saat ini sedang turun mengikuti harga minyak dunia. Namun menurutnya meski harga emas turun sepanjang nilai dolar AS menguat tidak akan ada penurunan nilai investasi.

"Kecuali harga emas turun dan dolar ikut turun maka nilai investasinya akan menurun," katanya.

Namun dia optimistis penurunan harga emas tidak akan sedrastis harga minyak, karena harga minyak lebih banyak unsur politisnya seperti kepentingan negara-negara besar.

Jeffrey mengaku pelaku pasar di komoditas emas memang sulit memprediksi sampai kapan situasi ekonomi akan pulih. Namun untuk berjaga-jaga menghadapi kelesuan ekonomi yang akan berkepanjangan ini, pembelian emas saat ini merupakan momentum yang tepat.

"Kalau pun investasi emas jangan yang ada di pasar berjangka, karena pasar global sedang susah lebih baik membeli dalam bentuk fisik," saran Jeffrey.

Hingga saat ini menurut Jeffrey memang belum ada animo beli yang besar terhadap emas. Semua pemilik dana memilih wait and see melihat perkembangan situasi global.

"Tapi menurut saya justru saat ini adalah waktu yang tepat untuk investasi emas," katanya.



Bagaimana dengan Anda?

Sumber: Detikfinance.com 'Read More......'atau,'Selengkapnya......'


Mau dapatkan artikel (berita/gambar/video), gossip & sensasi selebriti dan foto artis dari Gossip Blog SECARA PERCUMA / GRATIS setiap hari?
Daftarkan email anda [ di sini ]


Digg this




Wednesday, October 8, 2008

Seputar Investasi Emas

Emas menjadi salah satu tempat investasi yang paling aman untuk saat ini. Apa saja yang harus diperhatikan dalam investasi ini? Bagaimana pula kita berinvestasi emas?

Pertanyaan:

  1. Harga emas sedang naik, dan saya berniat investasi emas. Apakah saja harus diperhatikan dalam investasi Emas ?
  2. Saat mau jual Emas (saat harga sedang tinggi), banyak toko Emas tidak mau membeli dari kita dengan alasan mereka sedang tidak membeli dan menjual (sedang menahan barang). Apa kiat/siasat untuk hal ini?
  3. Selain toko emas, tempat mana saja yang kira-kira bisa saya tuju untuk pembelian investasi emas? Bagaimana saya memantau pergerakan harga emas itu nantinya.
  4. Situasi saat ini (adanya krisis di AS), apakah cukup logis bila menyimpan USD dan bagaimana kiat-kiatnyanya bila nanti menjelang pemilu Indoneisa (untuk investasi USD) ?

Jawaban:


Investasi dalam bentuk Logam Mulia memang salah satu jenis investasi yang menarik. Peningkatan harganya bisa lebih besar dibandingkan kenaikan tingkat inflasi. Walaupun akhir-akhir ini peningkatan harga emas agak sedikit terkoreksi akibat kejatuhan harga minyak. Beberapa hal yang perlu diperhatikan untuk investasi Emas :

  1. Emas adalah Mata Uang yang berlaku Universal, atau bisa disebut Mata Uang Dunia. Jadi emas bisa dipergunakan sebagai alat barter atau alat pembayaran yang berlaku di seluruh dunia.
  2. Investasi emas dalam bentuk emas batangan, koin, medali dan bentuk khusus. Jangan dalam bentuk Perhiasan karena punya biaya pembuatan +/- 20% sehingga jika mau ditunaikan akan ada diskonto yang nilainya sebesar +/- 20% juga.
  3. Butuh tempat penyimpanan yang tidak mudah, harus mempertimbangkan faktor keamanan dan ukuran yang sesuai.
  4. Tidak mudah untuk dibawa atau dipindahkan jika diperlukan untuk suatu hal di tempat lain, atau dalam keadaan emergensi yang membutuhkan emas untuk alat pembayaran atau barter.
  5. Belilah emas dengan kadar karat yang tinggi atau disebut emas murni dengan disertai sertifikat yang menunjukkan keaslian, berat dan kadarnya.
  6. Carilah toko emas yang cukup besar jika ingin menjual atau mentunaikan emas. Jika emas dalam bentuk perhiasan dan tanpa sertifikat maka memang akan kena diskonto atau dipotong biaya pembuatan dan biaya tanpa sertifikat. Tapi jika dalam bentuk emas batangan atau koin maka tidak kena diskonto tapi hanya dibebankan ongkos pembuatan yang nilainya kecil sekali berupa sejumlah uang yang nilainya pasti untuk rentang berat emas tertentu. Anda juga bisa menguangkan emas di Pegadaian untuk digadaikan sementara dengan dikenakan bunga pinjaman yang tidak terlalu besar.
  7. Pembelian Emas batangan atau koin atau dalam bentuk khusus untuk mengenang momen bersejarah atau tokoh terkenal di anak perusahaan Aneka Tambang yang beralamat di Pulo Gadung. Emas batangan tersedia dalam ukuran berat yang bervariasi dari mulai paling kecil 1 gram sampai dengan 1 kilogram. Harga emas di Indonesia bisa dimonitor atau dipantau di website perusahaan tersebut di www.logammulia.com atau www.kitco.com

Berinvestasi dalam mata uang USD memang menarik dan pernah membuat kaya banyak orang Indonesia yang pada saat puncak Krisis Ekonomi tahun 1997-1998. Hal tersebut sebenarnya terjadi karena mata uang Indonesia sendiri yang rapuh dan fundamental ekonomi Indonesia juga tidak kuat. Faktor tersebut mengakibatkan nilai tukar Rupiah jatuh melemah dibandingkan nilai tukar USD.

Tetapi jika dibandingkan dengan mata uang Ponsterling atau Euro maka sebenarnya mata uang USD justru melemah walaupun beberapa hari terakhir ada sedikit penguatan. Hal ini terjadi karena ekonomi Amerika sendiri sedang mengalami Stagnan dan Inflasi serta kemandekan perkembangan ekonomi. Namun jika kita analisa ekonomi Indonesia maka belanja iklan pada saat kampanye akan menerbangkan tingkat inflasi Indonesia, yang biasanya akan mengakibatkan mata uang Rupiah melemah terhadap USD. Namun ini hanyalah perkiraan, kondisi sesungguhnya hanya Tuhan yang tahu.


Sumber: Detikcom.
'Read More......'atau,'Selengkapnya......'


Mau dapatkan artikel (berita/gambar/video), gossip & sensasi selebriti dan foto artis dari Gossip Blog SECARA PERCUMA / GRATIS setiap hari?
Daftarkan email anda [ di sini ]


Digg this




Search World Wide Web